Tingkat · Tindakan

Agresi pasif (pasif-agresif): mekanisme pertahanan diri dan contohnya

Agresi pasif adalah mekanisme pertahanan diri ketika amarah atau perlawanan keluar secara tidak langsung, lewat menunda-nunda, lupa, sindiran, ngambek, atau sengaja bekerja asal-asalan, alih-alih diucapkan terus terang. Permusuhan itu sampai ke sasarannya, tetapi dalam bentuk yang bisa kamu sangkal: “Aku cuma lupa.”

Melindungimu dari

Bahaya konflik terbuka, sambil tetap membiarkan amarah keluar.

Contoh Agresi pasif

Di tempat kerja

Kamu tidak setuju dengan sebuah keputusan, menyetujuinya di rapat, lalu menyerahkan bagianmu terlambat dan setengah jadi.

Dengan pasangan

“Nggak apa-apa,” dengan nada yang artinya sebaliknya, lalu diam sepanjang malam.

Dalam keluarga

Kamu lupa ulang tahun ibu mertuamu, setiap tahun tanpa terkecuali.

Di rumah

Catatan di pintu kulkas, helaan napas keras sambil mencuci piring bekas dia, dan tidak pernah sekali pun bicara langsung.

Agresi pasif, langkah demi langkah

Satu momen, ditelusuri mata rantai demi mata rantai. Pertahanan adalah mata rantai yang membuat sisanya tetap tersembunyi.

Momennya

Pasanganmu memesan liburan bersama teman-temannya tanpa bertanya kepadamu.

  1. 01 · PerhatianKonfirmasi pemesanan di kotak masuk email kalian berdua.
  2. 02 · InterpretasiKalau aku bilang aku kesal, aku akan terlihat suka mengatur.
  3. 03 · EmosiMarah, tapi ditelan.
  4. 04 · TubuhBibir terkatup rapat, badan terasa berat, sumbu pendek.
  5. 05 · PertahananAgresi pasif: amarah keluar sebagai sikap dingin dan tugas yang terlupakan.
  6. 06 · Keyakinan akarKebutuhanku tidak dihitung, dan memintanya hanya menimbulkan masalah.
  7. 07 · TindakanKamu tidak protes. Kamu hanya berhenti membantu menyusun rencana dan membiarkan piring kotor menumpuk.

Bagaimana rasanya di tubuh

Agresi pasif sering terasa seperti sesuatu yang ditahan: bibir terkatup, suara yang ketus dan pendek, tubuh yang melambat dan ogah-ogahan. Banyak orang juga menyadari ada sedikit rasa puas yang bercampur rasa bersalah ketika orang lain jadi repot.

Keyakinan yang sering dilindunginya

  • Marah secara terbuka menghancurkan hubungan.
  • Kalau aku bilang tidak, aku akan dihukum.
  • Kebutuhanku tidak penting.

Bedanya dengan mekanisme lain

Pengalihan (displacement)
Pengalihan mengarahkan amarah secara terbuka kepada orang yang salah. Agresi pasif mengarahkannya kepada orang yang tepat, dalam bentuk terselubung.
Pembentukan reaksi
Pembentukan reaksi mengganti amarah dengan kebalikannya. Agresi pasif tetap menyimpan amarahnya dan menyamarkan cara menyampaikannya.

Matang atau belum matang?

Tingkat · Tindakan

Menghadapi konflik lewat perilaku, bukan refleksi.

Skala Fungsi Pertahanan DSM-IV menempatkan agresi pasif di tingkat tindakan, ketika konflik ditangani lewat perilaku, bukan refleksi. Biasanya ia tumbuh di lingkungan tempat menyatakan ketidaksetujuan secara terbuka dulu terasa berbahaya. Kerugiannya adalah kepercayaan: orang lain merasakan permusuhannya tetapi tidak bisa membicarakannya, dan kamu jarang mendapatkan apa yang sebenarnya kamu inginkan.

Pertanyaan untuk mengenalinya dalam dirimu

Ini bukan tes. Jawablah untuk satu momen tertentu, bukan untuk hidupmu secara umum.

  1. Apa yang aku iyakan padahal sebenarnya tidak aku setujui?
  2. Di mana aku sering lupa atau menunda-nunda?
  3. Apa yang akan aku katakan kalau aku tahu tidak akan ada hukuman?
  4. Siapa yang mengajariku bahwa tidak setuju secara langsung itu tidak boleh?

Pertanyaan umum

Apa contoh perilaku pasif-agresif?
Menyanggupi sebuah permintaan lalu mengerjakannya terlambat, asal-asalan, atau tidak sama sekali, sambil bersikeras tidak ada masalah. Perlawanannya nyata, tetapi tidak pernah diucapkan, sehingga tidak bisa dibicarakan.
Apakah agresi pasif termasuk gangguan kepribadian?
Gangguan kepribadian pasif-agresif pernah tercantum dalam edisi DSM sebelumnya, tetapi tidak ada dalam DSM-5 saat ini. Perilaku pasif-agresif itu sendiri adalah mekanisme pertahanan yang umum, bukan diagnosis.
Bagaimana cara berhenti bersikap pasif-agresif?
Mulailah dari yang kecil: ungkapkan satu ketidaksetujuan secara langsung, dalam satu kalimat, di situasi yang taruhannya rendah. Setiap kali hasilnya lebih baik daripada yang kamu bayangkan, keyakinan bahwa konflik terbuka itu berbahaya sedikit demi sedikit kehilangan cengkeramannya.

Mekanisme pertahanan terkait

Mekanisme pertahanan diri

Sumber

  • American Psychiatric Association (2000). Defensive Functioning Scale. In Diagnostic and Statistical Manual of Mental Disorders, 4th ed., text rev. (DSM-IV-TR), Appendix B.
  • Vaillant, G. E. (1992). Ego Mechanisms of Defense: A Guide for Clinicians and Researchers. Washington, DC: American Psychiatric Press.

Diperbarui: